Penolakan Istri Terhadap Ajakan Suami
Oleh : Admin
Dari Abi Hurairah Radhiallahu’anhu bahwasanya Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wasallam bersabda :
“Jika seorang suami mengajak istrinya ke tempat tidur (untuk melakukan senggama) ia menolak, sehingga suami marah atasnya maka Malaikat malaknat perempuan itu hingga datang pagi” (HR Al Bukhari, lihat fathul bari : 6/314).
Manakala terjadi perselisian dengan suami banyak perempuan yang menghukum suaminya (menurut dugaannya) dengan menolak melakukan hubungan suami istri. Padahal perbuatan semacam itu bisa mendatangkan masalah yang lebih besar. Misalnya terperosoknya suami pada perbuatan yang haram. Bahkan masalahnya bisa menjadi berbalik sehingga bisa lebih menyusahkan istri; misalnya suami berusaha menikahi perempuan lain.
Karena itu manakala suami memanggil, hendaknya sang istri memenuhi ajakannya. Realisasi dari sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam :
“Jika seorang laki-laki mengajak istrinya ke tempat tidur hendaknya ia memenuhi panggilannya, meskipun itu berada di atas sekedup (sesuatu yang diletakkan di atas punggung onta. Digunakan oleh penunggangnya sebagai tempat duduk, berlindung diri dan berteduh) (lihat zawaidul Bazzar, 2/181, dalam shahihul jami’, hadits no : 547.
Meski begitu, hendaknya sang suami memperhatikan kondisi istrinya. Misalnya apakah sang istri dalam keadaan sakit, hamil, capek, atau dirundung kesedihan, sehingga tak terjadi perpecahan dan keharmonisan rumah tangga tetap terjaga.
Wallahu a’lam
DIarsipkan di bawah: Adab dan Akhlak





















Bgmn dng penolakan suami atas ajakan istri ?
Memang terkesan hukum Islam itu seolah-olah menguntungkan laki-laki, padahal tidak begitu. Allah Maha Tahu apa yang terbaik bagi umat-Nya. Wallaahu ya’lamu wa antum laa ta’lamuun.
Iku jenenge bojone ora pangerten, kalik
Boleh tahu definisi capek seperti apa? Alasan capek karena anak, sibuk, lembur, dsb. memang paling jitu untuk suami pengertian masa kini, tetapi jelas2 akan membawa rasa frustasi mendalam jika itu menjadi alasan standar terus menerus. Mohon advisenya
sepertinya BKDI blm menjawab pertanyaan mas Teguh. Apakah suami yg menolag ajakan istri, jg akan dilaknat malaikat smp pagi?
bagaimana jika sang istri sedang marah dengan suami? apakah salah jika menolak ajakan untuk berjimak
Ekose & Teguh, koq tanyanya aneh2.. itu kutipan hadist untuk istri. Kalo ada yg buat suami pasti dikasih tau juga. Kenapa engga cari2 hadistnya sendiri buat suami? kalo tanya kenapa buat suami ga ada.. no comment, ilmuku cuman sebutir pasir di padang pasir.
bagaimana sebaiknya sikap suami, jika istri sering mendiamkan suami sampai berhari hari hanya karena masalah masalah sepele. suami sudah berusaha menegur dll, tapi sikap istri tetep acuh.
kalo suami menolak ajakan istri? ah, masa sih. suaminya gak normal kali…
Kok sukron, yah? bukannya sukron itu mabuk artinya? kalo mau, syukran dong…
andi, mungkin ada sebabnya kenapa istri mendiamkan anda berhari2. cobalah untuk intropeksi diri dl. mungkin anda menegur, tp bukan pada sasaran yg tepat. anda mungkin tidak menanyakan penyebab istri diam. sesuatu masalah datang pasti ada sebabnya. jadi, cobalah untuk intropeksi dan lebih jujur dan terbuka. karena istri/suami adalah diri kita (kata ustad quraish Shihab)
Pertanyaan saya, bagaimana istri yang menolak dengan halus, dengan alasan capek, tapi saya sedang berhasrat sekali sehingga saya merasa kecewa dan marah padanya.. dan akhirnya saya mastrubasi.. gimana nih hukumnya buat saya dan buat istri saya?
1). Ibnu Taymiyyah menyatakan, “Seorang suami harus memberikan nafkah batin kepada isterinya secara makruf. Sebab, ia termasuk kebutuhannya yang paling utama; melebihi kebutuhannya terhadap makan. Nafkah batin yang wajib dipenuhi oleh suami menurut sebagian ulama paling lama empat bulan sekali. Sementara pandangan lain sesuai dengan kebutuhan isteri dan kemampuan suami untuk memenuhinya.”
2). Kalau kemudian isteri tidak menerima sikap suaminya yang menolak memberinya kebutuhan selama empat bulan lebih, maka sang isteri berhak untuk mengingatkan suami dan bahkan berhak untuk menuntut cerai.
3). Tidak boleh melampiaskan kebutuhan tersebut dengan cara menyimpang. Kalau hal itu dilakukan, maka istri yang melakukan nya berdosa; dan suami yang menjadi penyebab juga ikut mendapat bagian dari dosa tadi.
(dikutip dari “Pusat Konsultasi Syariah”, dengan sedikit perubahan susunan)
Istri saya sering menolak ajakan saya untuk berhubungan dengan alasan capek lah, ngantuk lah, males mandi pagi lah, bagaimana nih, sedangkan untuk menikah lagi saya merasa belum mampu dari sisi financial, apakah ada solusi lain ?
Sama mas, persis seperti saya. Saya juga bingung, kalau mas ada solusi tolong beritahukan saya juga ya….
mas fikri & mas okebiz1, nampaknya kita sama…
saya cuma berdoa bagaimana yg terbaik untuk saya & istri.
)
sebulan dikasih 2 kali saja sudah untung mas…
HukumIslam adl. hukum yang sempurna, yang bersumber dari kesempurnaan Alloh.lihatlah kesempurnaan islam dari kesempurnaanya jangan dari bagian nya dan kita tidak fahami bagianya banyak orang mengira islam diskriminatif trhdp perempuan, sdh capek ini itu masih wajib melayani suami,padahal satu hal yang kita lupa bahwa istri wajib melayani suami tapi suami jg puny kwajiban trhdp istri dg memenuhi segala kebutuhan istri. istri tdk blh di bebani untuk mencari nafkah.dia hany bertugas melayani suami dan tidak ad kwajiban lain,aplg hrs capek mncr nafkah.jd jls lah keadilan islam antar hak dan kwajiban masing2. klo ad pertanyaan” istri haram menolak ajakan suami bgmn dg suami yang menolak ajakan istri?” kita pun hrs brtanya “Suami wajib mencukupi kebutuhan Istri, wajibkah istri memenuhi kebutuhan suami (materi)?
Sabda Rasulullah saw,”Apabila seorang suami mengajak istrinya untuk berhubungan kemudian dia tidak menyambutnya sehingga malam itu suaminya tidur dalam keadaan marah terhadapnya maka para malaikat akan melaknatnya hingga waktu shubuh.” (Muttafaq Alaih)
Sabda Rasulullah saw,”Seandainya aku (dibolehkan) memerintahkan seseorang untuk sujud kepada orang lain maka pasti aku perintahkan seorang istri untuk sujud kepada suaminya.” (HR. Muslim)
melihat hadist diatas mungkin dapat menjawab pertanyaan “ekose” sama “teguh88″
intinya istri menolak ajakan suami, kalo suami dongkol abis2an sampek pagi, maka wassalam bagi istrinya (dilaknat malaikat same subuh) mantabb banet kan gan!!
kalo suami yang nolak maka gak ada masalah karena posisi suami menurut hadits kedua diatas( baca dulu abis tuh pikirin aja sendiri, anak TK juga tau kalo dah baca hadits yang kedua tuh artinya apa gan)
memang dalam islam keliatannya suami lebih enak, tapi jangan salah. Justru suami tanggung jawabnya sangat besar. Lalai dikit saja mengontrol istri, bukan hanya istri yang kena dosa tapi suami juga bahkan bisa lebih besar dosanya daripada si istri. dosa akhirat gan , makanya bagi para cewek, kalo kowe agamanya islam (bener2 beragama islam kalo yang ktp kayaknya susah dibilangin) jangan beranggapan kalo jadi istri itu lebih susah daripada suami. yang penting urusan akhirat mbakyu.