Nikmat Tuhan Manakah Yang Kamu Dustakan ?

Sudah bertahun-tahun kita hidup, tetapi masih saja ada diantara kita yang tidak merasakan kasih sayang Allah. Mereka berkata : “Ahh, mana buktinya Allah sayang pada saya, sudah usia 40 tahun gini saya belum mendapatkan jodoh !!”. “Ahh, mana buktinya Allah sayang pada saya, sudah ratusan lamaran kerja saya kirim tapi satu pun belum ada yang di terima !!”. “Ahh, mana buktinya Allah sayang pada saya, sudah sepuluh tahun saya berkeluarga belum juga punya anak”. “Ahh, mana buktinya Allah sayang pada saya, sudah lima kali saya ikut ujian masuk perguruan tinggi tapi satu pun tak ada yang lolos”. Ahh, mana buktinya Allah sayang pada saya, sudah 10 tahun bekerja tetapi tidak punya rumah, apalagi mobil, … malahan masih naik angkot lagi !!”.

Mereka menyangka bahwa ukuran kasih sayang Allah hanya pada hal-hal itu saja. Mengapa mereka tidak berpikir, ketika mereka tumbuh dewasa siapakah yang memberinya hidup? Siapakah yang memberinya makan dan minum? Mengapa mereka tidak berpikir tentang udara yang selalu mereka hirup setiap hari? Mengapa mereka tidak berpikir tentang mata mereka yang dapat berkedip? Mengapa mereka tidak berpikir tentang kelima indera mereka yang dapat berfungsi dengan baik? Mengapa mereka tidak berpikir tentang bumi yang mereka diami ini, yang lapisan kulitnya sangat tipis, yang di bawahnya ada magma yang sedang bergolak-golak, bukankah jika Dia kehendaki Dia dapat meletuskannya hingga menembus lapisan kulit itu? Mengapa mereka tidak berpikir tentang benda-benda langit yang bisa saling berbenturan lalu menghantam bumi, jika Dia menghendaki? Kita hidup di tengah-tengah tempat yang sangat rawan dari bencana, tapi karena kasih sayang Allah semuanya itu tidak terjadi. Mengapa mereka tidak berpikir ?!

Lihatlah! Rasakanlah! Betapa kebaikan Allah tersebar dimana-mana, mulai dari semut, cacing tanah, hingga gajah. Tetapi mengapa sebagian dari kita menganggap terlepasnya satu nikmat menandakan Allah tidak sayang padanya? Dikemanakan jutaan nikmat-Nya yang lain??

فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ
Fabiayyi alaa irabbikumaa tukadhdhibaani

 

Satu Tanggapan

  1. Maha benar Allah, dengan segala firman-Nya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: